Jumat, 27 September 2013

Perjalanan hidup

Kehidupan sangat dinamis. Laksana siang dan malam yang terus berganti. ada suka ada duka. ibarat roda yang terus berputar, kadang diatas lain waktu dibawah.

Apakah semua harus berganti? mungkin tidak demikian, terkadang ingin kita berubah kearah yang lebih baik. akan tetapi perubahan tidak semudah yang kita bayangkan. Butuh keberanian, pengorbanan yang keseriusan dalam proses perubahan tersebut. Mungkin kita pernah membaca bagaimana proses metamorfosis kupu-kupu yang semula ulat. mesti berpuasa sekian lamanya dan tentu hal ini bukan hal yang menyenangkan bukan?

Ada lagi sejenis burung elang tertentu yang mampu hidup hingga puluhan tahun, ada saat tertentu yang harus dilewati ketika ingin berubah kearah yang lebih baik, lebih muda dan perkasa.... tetapi sekali lagi proses itu menyakitkan. ia harus menyendiri, mencabuti bulu-bulu yang tua atau kuku-kuku yang bengkok dan tak layak. Ia juga harus membentur-benturkan paruhnya hingga copot dengan sendirinya. Dan hasil akhirnya.... semua berganti baru....muda dan perkasa.

Bagaimana dengan kita saat ini. Adakah cita-cita dan mimpi yang ingin diwujudkan namun belum ada kesempatan untuk melakukannya? Atau pekerjaan saat ini yang terasa membosankan, atau tidak sejalan dengan nurani kita, apakah anda ingin merubahnya? atau mengikuti alur kehidupan yang entah kemana akan berkesudahan...yang jelas pilihan semua mengandung resiko.bagi seorang muslim tentu resiko yang dipilih adalah mengorbankan dunianya dan lebih memilih akheratnya... bagaimana dengan anda?

Semua pilihan beresiko... benar, dan memiliki konsekuensi tersendiri. Bahkan ketika kita tidak memilih satu opsipun pada hakekatnya kita sudah memilih opsi!!!! 

Ada satu pengalaman yang menarik. Ketika kita dihadapkan kepada banyak pilihan hidup, terkadang kita bingung harus memilih apa atau siapa... apa yang harus kita lakukan pada kondisi ini? ada satu jawaban yang bisa kita ambil...."bertanyalah kepada ahlu dzikri jika kamu tidak mengetahui" Demikian petunjuk dari sang Maha bijaksana, Allah swt. Maka mari bertanya kepada ahlinya tentang masalah kehidupan yang membelenggu kita. tanyakan kepada orang-orang yang memang menguasai permasalahan tersebut. Karena jika tidak demikian tentu keputusan yang salah dan fatwa yang sembarangan yang kita dapat, pada akhirnya berujung pada penyesalan.(war, 09/2013)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar