Rabu, 23 Oktober 2013

Dimanakah Engkau?

Banyak keyakinan yang tersebar dikalangan masyarakat tentang eksistensi Allah. Dimanakah Ia berada? Bukankah Dia tidak sama dengan Makhluk apapun yang diciptakannya? Apakah Allah ada dimana-mana?

Sebagaimana keyakinan sebagaian orang, Allah ada dimana-mana. Tentu untuk menjawab pertanyaan penting ini butuh ilmu dan harus dikembalikan kepada sumber referensi asli yaitu Al qur'an dan Hadist Rosulillah Saw. Mengapa demikian? sebabnya adalah semua orang pasti punya akal, punya pikiran dan punya pendapat yang berbeda. Pemikiran muncul dari produk proses pembelajaran yang ia lakukan. Jika ilmunya bersumber dari orang-orang yang tidak jelas dasar pemikirannya,telah terkontaminasi dengan sekulerisme, komunisme,liberalisme dan isme-isme yang sesat lainnta, pasti hasilnya pun tidak akan murni dan cenderung menyimpang dari jalan kebenaran. Oleh karena itu sangat penting mencari ilmu dari orang yang memiliki ilmu yang benar, demikian nasehat para ulama. Ada pepatah mengatakan, teko yang berisi air kopi akan mengeluarkan air kopi dan teko yang berisi air susu pasti keluarnya air susu pula jika kita tuang.

Segala hal yang berkaitan dengan agama Islam tentu harus dikembalikan hukum dasarnya kepada sumbernya yang asli. Pemahaman terhadap sumber original tersebut juga harus dikembalikan pada generasi yang paling awal. Mengapa? Karena merekalah yang lebih paham tentang turunnya ayat atau hadist sehingga sudah seharusnya segala pemahaman tentang agama ini kita lihat referensinya kepada generasi awal. Apalagi Allah swt. telah merekomendasikan bahwa generasi mereka adalah generasi terbaik dan sebagiannya sudah dijamin dengan syurgaNya. Sehingga bagi yang ingin mendapat ridhoNya, tentu ia harus mengikuti jalan orang-orang yang telah diridhoiNya.

Kembali ke pokok permasalahan awal. Banyak ayat yang telah Allah sebutkan berkaitan dengan permasalahan eksistensi diriNya. Bisa kita buka dalam surat Thoha ayat 5, An Nahl ayat 50, dan banyak lagi ayat yang menyebutkan bahwa Allah Swt, berada tinggi diatas 'Arsy-Nya. Dia swt. berada diatas para mahklukNya. Bukankah diatas kepala kita ada langit, dimanapun kita berada. Diatas utara, timur, selatan, dan barat bumi ini semuanya langit. Sehingga Allah swt. berada diatas para makhluknya, diatas langit.

Demikian juga berdasarkan hadist dari Mu'awiyah bin Al Hakam  As-Syulami Ra. yang diriwayatkan oleh Al Imam Muslim, disebutkan bahwa Allah swt. berada tinggi diatas langit. Ya, Allah berada diatas Arsy nya yang agung. Akan tetapi, ilmuNya lah yang meliputi segala sesuatu. Baik yang tampak dan yang tersembunyi, Yang telah lalu, sekarang dan yang akan datang. Dialah Allah yang Maha Mengetahui lagi Maha Melihat.Dialah Allah yang tidak ada satupun mahkluk yang serupa denganNya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar