Jumat, 29 Agustus 2014

Engkau adalah Bapakku

............Detik masa telah berlalu begitu cepat. Engkau telah pergi meninggalkan duka dan asa. Menyatu dalam qolbu, agar ikhlas dan berharap do'a selalu. Canda tawa belum hilang dari lubuk hati. Bukan tidak rela, Dia mengambilmu, tetapi rasa cinta tak mungkin rasanya hilang begitu saja. teringat, kasarnya kulit tanganmu, tanda perjuangan membesarkan kami, menghidupi dengan penuh perhatian dan pengorbanan.

Hanya do'a yang senantiasa ku panjatkan kehadiratNya. Berharap, aroma syurga berhembus kedalam ruang gelapmu, bertemankan amal sholeh yang menghiburmu hingga datang janji Rob Yang Maha Adil. Do'aku juga berharap Allah memudahkan menjawab pertanyaan malaikatNya, sukses dengan ujian dan fitnah kubur, dilapangkan hingga sejauh mata memandang. Semoga abi, senantiasa dirahmatiNya, lewat lantunan do'a yang tiada henti aku usahakan................

Tulisan ini sebagai tanda mengabadikan segala hal....agar menjadi pelajaran dan hikmah. Aku berharap ada suatu massa, tatkala Allah memanggil namaku, namamu pasti disebut, semoga kita berjalan seiring melangkah pasti menuju syurgaNya. Amin

Abi, aku berdo'a untukmu...dalam alam yang fana ini. Aku menyaksikan engkau sebagai muslim.. semoga Allah meneguhkan hatimu, lewat hari-hari berat dengan derita yang engkau rasa...hingga detik terakhir aku menghantarkanmu. Tak bisa lebih jauh abi, hanya sampai pusara...yang hingga kini terus aku jaga. Berdo'a diatasnya berharap rahmatNya senantiasa tercurah. AmpunanNya menyertaimu, maafNya menyapu dosa dan kesalahanmu.

Abi, Semoga engkau mendapatkan ganti yang layak..lebih baik, dari pasanganmu didunia ini. Rumah yang lebih baik dari rumahnu yang kini sepi...tak berpenghuni, atapnya sudah bocor, gentengnya juga retak, dindingnya kian rapuh tanda usia telah jauh dilampuinya.  Abi, semoga dosa dan kesalahanmu disucikan dengan air salju sejuk, jernih dan membuat hati tenteram. Disucikan dengan embun yang bening tak ternoda...hingga hilang dan lenyap titik-titik dosa yang membuat kelam di jiwa....

Tiada kata yang sanggup menggambarkan kini...hanya do'a dan harap. Aku termasuk orang sholeh...hingga hadiah pahala bisa kukirimkan kepada engkau...tak lebih. Karena semua juga atas usahamu, mendidik daku, menyekolahkan hingga ke sebuah pesantren yang disana aku mengenal lebih jauh tentang bagaimana aku harus berbakti kepada Robku dan Robmu, berbakti kepada kedua orang tuaku.....

Abi, selamat jalan, semoga lenteraNya menyinari disetiap titik perjalanan gelap meniti jembatan yang terbentang antara syurga dan nerakaNya....dan kita selamat dikumpulkan didalam syurgaNya yang dijanjikan.Amin




Tidak ada komentar:

Posting Komentar